of his mother. Hallam’s inability to process his sorrow manifests as a compulsive need to spy
Film ini bukan buat yang suka plot lurus kayak jalan tol. Ada banyak adegan awkward, seksual, dan psikologis yang bikin mikir: "Ini cinta, trauma, atau obsesi?"
Saat film akhirnya melanjutkan, Raka menarik napas lega. Ia melihat subtitle terakhir bergulir, menutup kisah yang kelam namun penuh harapan itu.